Saatnya Berbagi #2

Saya berharap, ketika menulis Saatnya Berbagi #1, saya juga akan memulai sebuah hal : membuat catatan tentang keberhasilan dan ketidakberhasilan saya. Saya memang tengah melakukannya. Belum sempurna benar, namun semoga kesempatan untuk berbagi dan hal yang penting dari itu adalah semoga bermanfaat.

Kembali ke soal keberhasilan, saya menangkap kesan salah paham dari beberapa komentar terhadap tulisan saya. Tapi, itu murni kesalahan saya sebagai penulis. Saya telah gagal menyampaikan apa yang sebenarnya saya endapkan dalam fikiran saya. Meskipun saya bicara soal keberhasilan dan ketidakberhasilan dalam tulisan itu, namun itu bukanlah yang utama. Saya meyakini benar, bahwa taqdir berada di ujung tiap ikhtiar kita (lihat : Tetaplah Bekerja). Karenanya, keberhasilan dan ketidakberhasilan bukanlah urusan kita. Namun, saya juga meyakini, bahwa Tuhan bekerja dengan aturan yang dibuatNya.

Hal yang demikian ingin saya sampaikan adalah sebuah ajakan kecil bagi para punggawa hebat organisasi ini untuk berbagi ilmu atas keberhasilan yang dia capai, agar kelak dapat digunakan kembali oleh lainnya. Juga ajakan kecil bagi para punggawa hebat lainnya yang telah bekerja keras, namun belum menorehkan prestasi utama, karena kita juga bisa belajar dari ketidakberhasilan.

———-

Dan ini adalah catatan pertama atas apa yang baru saja saya lihat hari ini dalam sebuah diskusi dengan anggota juri kampiun. Kita (maaf Mas Harry …🙂 ) terlampau sering mengabaikan kualitas. Kita berbuih ludah bicara tentang kualitas, namun gagal menyempurnakan ikhtiar untuk menggapainya. Kita masih berkutat di tataran kuantitas.  Anda? Silakan mengambil kesimpulan sendiri …

(bersambung)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: