Kehilangan

Malam ini, usai shalat isya jamaah, aku menugasi Kakak (panggilan untuk si sulung Zulfa) untuk membereskan barang-barang di beranda samping untuk kemudian dikunci pintunya. Malam yang belum genap matangnya, kelihatan telah sangat renta karena hujan yang turun sejak sore. Dan malam ini pun gerimis masih saja menghujam, pelan-pelan.

Masih dari beranda samping, Kakak berteriak, “Ma, payungnya nggak usah dimasukkan ya, masih basah”. Dari dapur, dia melanjutkan lagi, “payungnya gak akan hilang, kan Ma?”

Mamanya menjawab ringan, “Insya Allah, tidak. Selama kita tidak mengambil hak orang, insya Allah, orang tidak akan mengambil hak kita”.

Jujur, aku tertegun. Kami sebenarnya sering kehilangan barang atau barang kami rusak dan tidak bisa dipakai. Mio kami yang baru tiga bulan kami beli, raib dicuri di sekolah anak-anak. Tidak terhitung barang kami rusak. Apakah itu juga karena kami mengambil hak orang lain ya? Tiba-tiba aku merasa sangat ketakutan.

Aku tidak mendebat istriku, karena yang dikatakanya tidak salah. Namun, aku percaya, tidak selalu barang yang dibeli dari sesuatu yang bukan haknya akan hilang atau rusak (suatu saat, pasti). Pun tidak selalu barang yang dibeli dengan sesuatu yang halal, tidak mungkin hilang atau rusak.

Hanya saja, aku percaya, bahwa ketika barang kita hilang atau rusak, sebenarnya Tuhan tengah mengingatkan kita untuk tidak pernah merasa kehilangan. Mengapa? Karena kita tidak mungkin atau tidak seharusnya merasa kehilangan atas apapun yang tidak kita miliki. Jadi, bagaimana mungkin kita kehilangan atas sesuatu yang tidak kita miliki?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: