Belanja

Catatan #4 Perjalanan Umrah
000_belanja01

Aku tidak tahu sejak kapan tepatnya, namun bagi beberapa jamaah haji dan umroh asal Indonesia, haji dan umroh selalu dikaitkan dengan belanja. Tidak seluruh jamaah, tentunya. Tapi, aku fikir sebagian besar begitu. Termasuk kami. Tidak salah pastinya, karena haji dan umroh adalah juga bepergian, dan bepergian hampir selalu dikaitkan dengan kenang-kenangan.

000_belanja00

Ada beberapa pilihan tempat belanja yang biasanya telah menjadi langganan penyelenggara tour. Di Jeddah adalah warung oleh-oleh milik pedagang India (entah India, Bangladesh atau Pakistan). Namanya Ali Murah. Dari namanya, toko ini memang membidik jamaah Indonesia, dan ditiru dengan sangat luar biasa oleh toko-toko lainnya, Amir Murah, Ahmad Murah dan seterusnya. Di beberapa kliping yang ditempel di sana, toko ini memang menjadi pilihan utama banyak jamaah, terutama jamaah Indonesia.

000_belanja03Usai capek belanja, ada Bakso Mang Oedin. Rasanya asli Indonesia. Enak, sekedar melepas kerinduan bagi jamaah Indonesia. Harganya? Jangan dibandingkan dengan di Indonesia. 10 real atau setara dengan 32.500 rupiah. he he he

 

Di Madinah, tempat favoritnya adalah ladang kurma. Kurma memang dihasilkan di Madinah. Bahkan ada kurma Ajwah yang dipercaya benih pertamanya ditanam oleh Rasulullah. Bahkan ada sebuah hadits yang menyebutkan khasiatnya. Harga kurma di Madinah lebih murah daripada di Mekkah, bedanya lumayan, antara 10-30 real perkilo.

000_belanja04

Selebihnya, moga-moga belanjanya tidak berlebihan …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: