Arti Sahabat

Catatan #1 Perjalanan Umrah

Dalam beberapa bulan ini, usai musibah yang menimpaku, aku mencoba benar mengerti arti sahabat. Ada yang diam-diam tetap berdoa untuk kebaikanku. Ada yang diam-diam mundur dari kehidupanku. Ada yang bertahan bersama, menghadapi banyak hal bersama …

Dini hari itu, kami telah mencoba seawal mungkin berangkat. Belum genap satu jam tidur usai menyiapkan banyak keperluan untuk keberangkatanku, aku tergeragap bangun. Padahal alarm belum lagi juga berbunyi. Ada keinginan tak terkira untuk segera berangkat. Namun, tetap saja kami terlambat 20 menit berangkat. Tangis perpisahan menahan kami untuk segera berangkat.

Dan jalan tol dini hari itu bukanlah jalan bebas hambatan. Usai libur panjang, jalan tol dipenuhi para pelibur panjang yang menuju Jakarta, hingga tempat perisitirahatan pun luber ke sisi kiri jalan tol. Truk-truk yang memilih berjalan dini hari itu tidak mampu melaju kencang. Beberapa ruas jalan yang diperbaiki makin membuat kami tidak dapat melaju kencang. Duh, ujian kesabaran pertama nih.

Dan benar, kami memang terlambat tiba di bandara. Rombongan lain sudah menunggu, dan kami belum sholat shubuh. Belum juga berpamitan dengan lebih khidmat kepara Bapak, Ibu, anak-anak dan saudara yang turut mengantar. Berpelukan sebentar saja.

Namun, seorang sahabat telah menunggu di dalam bandara. Seorang sahabat yang menunjukkan mushola untuk sholat begitu urusan administrasi penerbangan usai. Seorang sahabat yang juga menawarkan kehangatan nasi kuning dan jus jeruk. Seorang sahabat yang menawarkan percakapan dan persaudaraan yang demikian karib. Seorang sahabat yang meredakan debaran jantung yang berpacu dalam waktu yang semakin cepat berlalu.

mawar_02

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: