Kya Test Masuk SD

Beberapa hari di pekan lalu, kami, aku dan Mama Kya sibuk menyiapkan Zakya, Si Cerewet yang sering banget protes, untuk masuk SD. Usai sakit beberapa hari lalu, yang membuat kami kehilangan keceriaannya, beberapa hari ini kami justru yang kehilangan keceriaan. Kami tegang, menyiapkan dia masuk SD. Agak repot, karena kami sadar benar, Kya agak sulit beradaptasi dengan lingkungan baru. Kami ingat, dua bulan pertama di TK-nya dulu, Mamanya harus selalu menemaninya di dalam kelas, karena anak itu agak introvert di awal, meskipun setelah saling kenal, dia bisa sangat extrovert. Saat ini, dia begitu dekat dengan gurunya di TK, bahkan dapat julukan Si Tukang Curhat, karena tiada hari masuk, tanpa curhat pada gurunya. Untungnya, dia nggak ngomongin kejelekan kami🙂 .

Kembali ke prosesi persiapan masuk SD. Kami tidak khawatir benar soal kemampuan belajarnya. Tidak bagus benar, tapi kami fikir cukup layak untuk masuk SD Islam favorit di Purwakarta. Hal yang lebih membuat kami khawatir adalah dia introvert, padahal pengujinya adalah guru SD dan bukan gurunya di TK, meskipun guru-guru itu berada di bawah naungan yayasan yang sama. Malam sebelum test, kami memutuskan untuk jalan-jalan dan bukannya menyusuhnya belajar. Kami berharap, dia tidak terlalu stress dengan suasana test yang akan dihadapinya.

Namun demikian, tetap saja kekhawatiran kami terbukti. Hari pertama, saat seluruh calon santri di SD itu dibariskan, Kya nangis. Mamanya yang mengantarkannya pagi itu benar-benar khawatir. Gak kebayang Kya tiba-tiba ngambek dan gak mau masuk SD.

Siangnya, ketika aku pulang kantor untuk makan siang, justru Kya yang menyambut di depan pintu, seperti biasa. Dia langsung lapor, “Pa, Adek tadi nangis.”

Kenapa, sayang?” tanyaku. Dia hanya tersenyum dan akupun memilih tersenyum.

Saat makan, dia malah bercerita banyak tentang testnya hari itu. Guru yang mengujinya Bu Rina, namanya. Testnya, dia bisa, malah dengan nyombong dia nyebut, “kecilllll“.

Namun begitu melihat aku melotot, dia malu sendiri dan pura-pura meneruskan makannya. (bersambung).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: