tentang Moumtaza

Lahir di Karangasem, sebuah desa kecil di sebuah kota yang juga kecil bernama Batang, di sisi Laut Jawa, 24 September 1972. Anak kedua dari dua bersaudara pasangan Thamjin, seorang ayah yang menghabiskan masa produktifnya sebagai guru SD, dan Riswanti, seorang ibu rumah tangga yang mencoba membantu suaminya dengan berjualan, hingga kini.

Lahir, besar dan menghabiskan masa SD dan SMP di Batang, SMA di Pekalongan dan empat tahun di STTTELKOM Bandung. Belajar menulis sajak sejak kelas tiga SD, namun tetap saja tidak cukup berani untuk mengirimkannya ke media. Beberapa kali mendapat pesanan untuk membuatkan puisi untuk kartu-kartu lebaran, puisi cinta monyet atau puisi menyambut pejabat. Tetap saja, sebagian besar puisinya berserak di beberapa buku harian yang tidak pernah rampung ditulis, di My Documents atau betebaran di kepala.

Adalah dua Moumtaza : Faiza Zulfa Moumtaza,dan Fajrya Zakya Moumtaza, dua gadis kecil, kini 11 dan 7 tahun, yang demikian memberikan baginya inspirasi saat ini. Juga Ummou Moumtaza, wanita yang telah mendampinginya sejak penghujung 1997.

Selebihnya, bukan siapasiapa, bahkan tak lebih baik dari apaapa.

20 Komentar »

  1. chacha berkata

    Ass,mas prio mohon maaf lahir dan batin.salut mas karyanya indah sekali …. tenang dan teduh ….Salam buat mba ida ya ….Wass

  2. moumtaza berkata

    makasih, Mbak. mohon maaf lahir bathin juga. Kartunya dah nyampe juga …

  3. sofi berkata

    Subhaanaallah…….luar biasa……ini sebuah karya pembangun jiwa…..pembangun cinta….cinta pada Sang Pencipta……mengalirakan derasnya…dzikir…tasbih…..dan hati merunduk menemukan ketenangan jiwa……semoga
    ……

  4. moumtaza berkata

    makasih, Mbak
    tapi rasanya berlebihan deh :)

  5. qomm berkata

    Assalamu’alaikum.. iya ini bener aku Dina, ini mas Priyo Soesanto kan yang seniman itu kan.. :D
    teruslah berpuisi.. bagi keindahan pada dunia :D

  6. moumtaza berkata

    :) tepatnya PRIO SESANTO. pakabar, Di? aku baru mau bikin blog juga di TELKOM (http://moumtaza.telkom.us), silakan berkunjung, masih sangat sedikit sih. :D

  7. Tuti berkata

    Ur creative people !!!

  8. shermanlove berkata

    tetap berkarya….kawan semoga bermnfaat bagi kita sebagai mahluk tuhan yang sempurna…

  9. bibomedia.com berkata

    :)

  10. Echi berkata

    Halo, salam kenal:)

    Belum bisa komentar banyak. Masih menghabiskan waktu untuk jalan2 di tulisan Anda :)

  11. moumtaza berkata

    salam kenal juga :)
    terima kasih telah berkunjung, semoga berkenan …

  12. D berkata

    Perubahan tampilan blognya jadi tambah keren euy :D bikinin buat aku dong mas…
    *please*

  13. Prasabri berkata

    Saya senang, MasPrio tetap seperti yang saya kenal dulu. Nyeni banget

  14. supriyono berkata

    Mas Prio, masih ingat saya kan, tetangga waktu di cikutra. Bikin blog di Multiply Mas, lebih variatif dan banyak fiturnya…
    Selamat berkarya, memperindah kehidupan…

  15. Izandi berkata

    salam kenal

  16. inukerta berkata

    aslmualaikum.. lg pingin belajar menulis..

  17. Didi berkata

    Mas Prio, salam kenal dari penggemar…kapan bisa ketemu saya pengen foto bersama dan minta tandatangan.

    Salam bahagia, hidup penuh barokah…

    Didi
    http://visimandiri.blogspot.com

  18. m.foeng berkata

    ….baru kali aku menemukan Blog yg sempurna… luar biasa ! Perfect dari berbagai segi ! Aku suka sekali dgn jepretan2 foto nya,fantastic,exotic…. dan dg gaya sastra yg sgt menyentuh…tiba2 ada air yg menetes di punggung telapak ku,bru aku sadari ya Tuhan begitu terharunya aku,sampai meneteskan air mata… Foto anak2 itu,membangkitkan kenanganku, bahwa aku adalah salah satu di antara mereka… Mas,pasti teman Mas Andrea Hirata kan,titip salam yah,aku penggemar berat Laskar pelangi… Salam kenal juga buat Mas. Akhir kata,i love this Blog so much…..

  19. deltapapa berkata

    salam kenal dulu deh, tar kalo udah mulai baca-baca isi blog baru komentar.

  20. resta berkata

    woow….bagus bnr pa prio, salut deh sm tulisannya, dulu wkt sy kecil, sy jg prnh bercita2 jd penulis, prnh sekali wkt sy krm cerpen ke majalah GADIS (wkt itu mjlh tsb lg ngetrend dikalangan anak muda), tunggu punya tunggu ternyata tulisan sy tdk prnh dimuat di mjlh tsb, akhir’y smpe skrg sy tdk lagi punya keinginan utk menulis, tp kadang2 sy msh suka diminta utk membuat puisi utk tmn yg lg jth cinta. sekedar intermezo aja pak…..!!

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Daftar Isi

Hidup adalah Perjuangan
Mawar (Lagi)
“King” : Kemenangan bukanlah Segalanya
Mencintaimu adalah Membiarkanku Lara
Freedom Writer
Sesekali Jadilah Pendengar Saja
Any Given Sunday
Deactivated
Cinta yang tidak Menuntut Balas
Keluhan itu Hadiah
Mau? Mampu?
Mengapa Dinosaurus Punah
Resonansi
Menyakiti itu Meninggalkan Luka
Butterfly on a Wheel
Selamat Jalan, Saudaraku
Berani Kalah
POLING (Pocong Keliling)
Duh, Terima Kasih ya Allah
Indecent Proposal : Sebuah Sisi Lain
Saya tentang Bekasi #1
Mega dan Bias Matahari
Nasi Liwet Neng Haji Ida
Kya Tidur Sendiri
Idul Fitri : Menjelma Kupu-kupu
Waktu tidaklah Berulang
Nuzulul Quran
Rembulan Keempat Belas
Jihad
Sejuta
Kompak
Hari 1 Shaum Kerjaku

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.